Kamis, 08 Desember 2011

Bawang Merah Kamu Jahat Sekali!

Sering 'main-main' ke dapur membantu Ibu memasak?
Kalau iya, pasti sering mengalami yang namanya mata perih akibat ngupas bawang merah.
Fenomena bawang merah yang bikin perih mata ini memberi konotasi negatif dalam versi dongengnya.

Bawang Merah Bawang Putih sudah dongeng yang jadi sahabat anak Indonesia. Sedari kecil di jaman sekolah dasar, kisah ini dibawa guru-guru dan orangtua untuk mengajarkan nilai-nilai ketulusan dan kebaikan.

Ada dua macam versi dongeng Bawng Merah Bawang Putih. Yang ini salah satunya:

Di suatu desa tersebutlah seorang pria yang memiliki dua istri. Istri-istri tersebut melahirkan, masing-masing, anak perempuan: Bawang Merah dan Bawang Putih.

Ayah dan Ibu Bawang Putih meninggal saat Bawang Putih masih belia. Sejak itu Bawang Putih yang baik hati kerap mengalami siksaan dari Bawang Merah dan Ibunya yang berhati busuk. Sementara itu Bawang Merah dan Ibunya asyik bersantai-santai saja.

Suatu hari Bawang Putih menyempatkan diri buat jalan-jalan. Ia pergi menuju hutan dan melihat sebuah kolam dan seekor ikan didalamnya. Ajaibnya ikan tersebut bisa bicara dan mengaku sebagai ibunya. Tak sengaja Bawang Merah melihat aksi diam-diam Bawang Putih yang menyelinap pergi menuju kolam. Bawang Merah mengintip Bawang Putih sedang berbicara dengan ikan ajaib itu.

Tanpa sepengetahuan Bawang Putih, Bawang Merah dan ibunya menangkap ikan itu, memasak dan memakannya bersama-sama dengan Bawang Putih. Lalu mereka memberitahu Bawang Putih bahwa ikan tersebut didapatnya dari kolam di hutan. Bawang Putih sedih dan menangis. Ia kumpulkan tulang ikan itu dan menguburnya di bawah sebuah pohon.

Esok harinya ketika ia mengunjungi makam tersebut, Bawang Putih melihat sebuah ayunan yang indah muncul dari salah satu cabang pohon. Bawang Putih segera duduk di ayunan. Ayunannya bergerak berayun-ayun tiap kali Bawang Putih menyanyi.

Suatu hari seorang Pangeran lewat tak jauh dari lokasi ayunan. Dia mendengar suara Bawang Putih yang sedang menyanyi. Ia jatuh cinta dengan suara itu dan berjalan mendekatinya. Sayangnya Bawang Putih keburu pergi. Pangeran dan pengawalnya mencari jejak Bawang Putih sampai ke rumahnya. Bawang Merah dan Ibunya mengambil kesempatan emas itu. Ibunya mengaku bahwa Bawang Merahlah yang dicari-cari oleh Sang Pangeran. Untuk membuktikan kebenarannya, Pangeran meminta ia menyanyi di ayunan ajaib.

Nyatanya Bawang Merah tak bisa menyanyi dan ayunannya pun tak bergerak. Akhirnya datanglah Bawang Putih. Ia duduk di ayunan dan menyanyi. Ayunan bergerak berayun-ayun dengan indahnya. Pangeran amat senang dan meminta Bawang Putih agar bersedia menikah dengannya. Bawang Putih menggangguk tanda mau. Mereka pun hidup bahagia selamanya.

Kami angkat dongeng ini dalam bentuk desain dan memindahkannya dalam media kaos.



tweweew!

harga Rp 75.000.
hubungi mokawsejahtera@gmail.com


Lain kali kalau mata perih karena mengupas bawang merah, coba deh tips ini:
1. Gunakan kacamata.
2. Atau rendam dulu bawang merah dalam air selama 5 menit. Habis itu digosok-gosok bawangnya, nanti akan terkelupas dengan mudah. Efek lain adalah wangi bawang merah yang membabibuta di tangan kita.
3. Atau bisa juga ngupas bawangnya sekaligus banyak, supaya perihnya juga sekaligus.
4. Pemain sinetron disinyalir banyak menggunakan 'kekuatan' bawang merah untuk memancing air matanya kala berakting menangis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...